Rsud M Yunus Bengkulu Jadi Sorotan Pusat, Menkes Siapkan Bantuan Alkes Puluhan Miliar

GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, melakukan peninjauan langsung ke rumah sakit rujukan utama di Provinsi Bengkulu tersebut pada Rabu (17/12), didampingi Wakil Gubernur Bengkulu Mian serta Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih.

Dalam kunjungan itu, Menkes bersama rombongan meninjau sejumlah ruang pelayanan, khususnya layanan penanganan pasien pendarahan otak dan stroke. Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi kesiapan RSUD M Yunus dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, terutama untuk kasus-kasus penyakit kritis.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan harapannya agar pelayanan di RSUD M Yunus dapat berjalan lebih optimal mulai tahun depan. Ia menekankan pentingnya dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat guna meningkatkan kualitas layanan, seiring dengan rencana penambahan tenaga dokter di rumah sakit tersebut.

“Mulai 2026 paling tidak harus ada intervensi dari pusat. Kami berharap alokasi anggaran yang memadai agar pelayanan di RSUD M Yunus bisa semakin maksimal, apalagi akan ada dokter-dokter baru yang bertugas,” ujar Mian.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memastikan Provinsi Bengkulu akan mendapatkan dukungan, khususnya dalam pemenuhan alat kesehatan. Ia menyebutkan, bantuan yang akan diberikan bernilai puluhan miliar rupiah.

“Kami akan mengirim dewan pengawas untuk memperbaiki tata kelola RSUD M Yunus. Selain itu, bantuan alat kesehatan juga akan disalurkan, mulai dari MRI, penguatan patologi, hingga high-speed drill untuk kebutuhan bedah,” jelas Menkes.

Usai meninjau RSUD M Yunus, Menteri Kesehatan RI melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Sungai Lemau Benteng di Kabupaten Bengkulu Tengah. Dalam peninjauan tersebut, Menkes mencatat masih adanya beberapa fasilitas yang perlu segera dibenahi.

“Saya melihat masih ada beberapa kekurangan, salah satunya terkait fasilitas lift. Ini tentu perlu segera ditindaklanjuti agar pelayanan rumah sakit bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *