Infrastruktur Pengendali Banjir BWS Sumatera VII Mulai Efektif, Genangan di Tanjung Agung Berkurang

GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Program penanganan banjir yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Infrastruktur pengendali banjir Tahap I yang dibangun di kawasan Tanjung Agung dan Tanjung Jaya kini terbukti mampu mengurangi genangan di wilayah rawan tersebut.

Tanjung Agung selama ini dikenal sebagai kawasan dengan tingkat kerawanan banjir cukup tinggi akibat kontur wilayah yang relatif rendah. Namun berdasarkan hasil pemantauan lapangan setelah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir, genangan yang sebelumnya kerap bertahan lama kini lebih cepat surut.

Kepala BWSS VII Wiel Musyawiry Suryana, ST, MT didampingi Kepala Satuan Kerja PJSA BWS Sumatera VII Bengkulu, Hadi Buana, menjelaskan bahwa pekerjaan Tahap I Tahun Anggaran 2025 difokuskan pada pengendalian limpasan air sungai serta percepatan pembuangan air hujan dari kawasan permukiman.

“Pada tahap awal ini kami memprioritaskan penguatan tanggul agar air sungai tidak meluap, serta optimalisasi sistem pompa untuk membuang air hujan yang terperangkap di permukiman. Mekanisme ini sudah berjalan sesuai desain,” jelasnya.

Ia memaparkan, berdasarkan data curah hujan di Pos Pasar Baru, pada 8 Januari 2026 tercatat 59,5 mm dan menyebabkan banjir di Tanjung Agung. Sementara pada 16 Februari 2026, curah hujan kembali tinggi yakni 53,5 mm. Namun kondisi genangan kali ini jauh lebih terkendali.

“Dengan intensitas hujan yang relatif sebanding, sistem pengendali banjir yang telah dibangun mampu menekan pembentukan genangan. Ini menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pengendalian air di kawasan tersebut,” ujar Hadi.

Menurutnya, meski proyek ini masih merupakan bagian dari rencana jangka panjang dan belum sepenuhnya rampung, capaian Tahap I menjadi indikator bahwa sistem mulai bekerja efektif. Tahap selanjutnya akan mencakup pembangunan kolam retensi guna memperkuat daya tampung dan pengendalian air.

BWS Sumatera VII Bengkulu menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan sisa pekerjaan, termasuk tahap finishing dan masa pemeliharaan, agar infrastruktur yang telah dibangun dapat berfungsi optimal dan memberikan perlindungan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bengkulu.**Gus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *