GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw.BI) Bengkulu dan Baznas Provinsi Bengkulu menggelar Bazar UMKM dan Pasar Murah dalam rangka Gebyar Semarak Merah Putih.
Program ini dilaksanakan secara bertahap di 12 titik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Pelaksanaan kegiatan ini ditangani oleh tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu Disperindag, Dinas Koperasi & UMKM, serta Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu.
Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu, Desman Siboro, S.H., didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Elmi Asmiarti, S.Sos., menjelaskan bahwa Disperindag mendapatkan mandat untuk mengawal kegiatan di empat titik lokasi.
“Rangkaian kegiatan diawali di Mukomuko pada 10–19 September, dilanjutkan di Bengkulu Utara pada Oktober, kemudian di Universitas Bengkulu (UNIB) pada 24 Oktober hingga 2 November, dan akan ditutup di Kabupaten Lebong pada 10–19 Desember mendatang,” ujar Desman saat ditemui di Hotel Mercure, Senin (26/10/2026).
Dorong Ekonomi UMKM dan Beri Fasilitas Gratis
Dalam kegiatan yang berlangsung selama 10 hari penuh di setiap titiknya, pemerintah memfasilitasi seluruh kebutuhan sarana dan prasarana secara gratis bagi para pelaku UMKM.
“Pemerintah memfasilitasi panggung, sound system, hingga tenda-tenda UMKM secara gratis. Pelaku UMKM tinggal membawa dan menjual produknya. Selain pasar murah dan bazar, acara juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, pertunjukan seni budaya lokal, hingga paduan suara untuk membangkitkan ekonomi dan melestarikan kearifan lokal,” tambah Desman.
Kolaborasi BI dan Baznas
Kegiatan ini semakin meriah dan menyasar langsung masyarakat yang membutuhkan berkat dukungan penuh dari BI Bengkulu dan Baznas Provinsi Bengkulu:
* Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bengkulu: Menyediakan 25 goodie bag per hari secara gratis berisi produk bumbu olahan dan bahan pangan fortifikasi bagi pengunjung/pembeli beruntung di arena bazar UMKM.
* Baznas Provinsi Bengkulu: Menyediakan 30 lembar kupon belanja senilai Rp10.000 per hari yang ditujukan khusus bagi keluarga kurang mampu.
Guna memastikan bantuan dari Baznas tepat sasaran, masyarakat penerima manfaat wajib menunjukkan KTP untuk diverifikasi dan dipindai secara digital oleh petugas Disperindag guna memastikan kriteria keluarga kurang mampu sebelum kupon potongan belanja diberikan.
Stabilkan Harga Pangan dan Bantu Rakyat
Hadirnya Pasar Murah ini diharapkan dapat menekan laju inflasi daerah dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok, seperti cabai yang harganya sempat menembus Rp80.000 hingga Rp90.000 per kg di pasaran. Melalui pasar murah ini, cabai dijual dengan harga terjangkau kisaran Rp60.000 hingga Rp63.000 per kg.
“Langkah ini sejalan dengan program Gubernur Bengkulu untuk terus membantu rakyat. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen 10 hari pelaksanaan bazar ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung produk-produk UMKM lokal kita,” pungkasnya.**Gusmarni








