GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatera IV memperkuat sinergi untuk mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Sinkronisasi Perumahan Wilayah Perkotaan, Perdesaan, dan Kawasan Permukiman Provinsi Bengkulu Tahun 2026 di Ballroom Hotel Nala Sea View, Bengkulu, Senin (12/10/2026).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, mengatakan rapat sinkronisasi tersebut memiliki peran strategis dalam menyelaraskan perencanaan dan mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan perumahan di wilayah perkotaan, perdesaan, hingga kawasan pesisir.
Menurut Irsan, rumah merupakan kebutuhan dasar yang penting untuk menunjang kehidupan keluarga yang layak, sehat, aman, dan sejahtera. Karena itu, penyediaan hunian yang layak dan terjangkau perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Keberhasilan pembangunan perumahan di Bengkulu membutuhkan keterlibatan aktif dan kerja sama erat dari berbagai pihak, mulai dari perencanaan, penyediaan data, penentuan lokasi prioritas, pelaksanaan, hingga pengawasan dan evaluasi program,” ujar Irsan.
Ia berharap hasil rapat sinkronisasi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui perencanaan yang lebih terintegrasi, pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas, serta peningkatan komunikasi antarlembaga.
Dengan demikian, program pembangunan perumahan tidak hanya berhenti pada dokumen administratif, tetapi dapat direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Balai P3KP Sumatera IV, Yenni Sofyan Mora, ST., M.Si., menegaskan bahwa rapat sinkronisasi tersebut merupakan salah satu langkah untuk mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Menurut Yenni, pembangunan perumahan dan kawasan permukiman memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, serta menekan ketimpangan nasional.
“Pemerintah harus hadir secara nyata dalam menjamin ketersediaan rumah yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan. Untuk itu, kami terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan agar program pembangunan perumahan tepat sasaran,” jelasnya.
Melalui rapat sinkronisasi ini, pemerintah berharap perencanaan dan pelaksanaan program perumahan di Provinsi Bengkulu dapat berjalan lebih terarah, terpadu, efektif, dan berkelanjutan, sehingga pemerataan akses terhadap hunian layak bagi masyarakat dapat semakin dipercepat.**Gusmarni









