Kapolda Bengkulu Terima Audiensi Ketua Badan Musyawarah Adat Provinsi Bengkulu

Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY., menerima audiensi dari Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu beserta rombongan,Dalam Rangka Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Berbasis Kearifan Lokal pada hari Senin tanggal 02 November 2026 pukul 14.00 WIB s.d selesai, bertempat di Ruang Tamu Kapolda Lantai 1 Gedung Tri Brata Polda Bengkulu.

 

Kegiatan audiensi tersebut dihadiri oleh Wakapolda Bengkulu, Dir Intelkam Polda Bengkulu, Dir Binmas Polda Bengkulu, Ketua BMA Provinsi Bengkulu Drs. H. S. Effendi, MS., Wakil Ketua Bidang Hukum Adat dan Restorative Justice BMA Provinsi Bengkulu, Sekretaris BMA Provinsi Bengkulu, Wakil Ketua Organisasi BMA Provinsi Bengkulu, Bendahara BMA Provinsi Bengkulu, serta Penasehat BMA Provinsi Bengkulu.

 

Adapun kegiatan audiensi tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk mempererat hubungan silaturahmi serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polda Bengkulu dengan Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu.

 

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas pentingnya peran tokoh adat dalam membantu Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya melalui pendekatan kearifan lokal serta penyelesaian permasalahan di tengah masyarakat dengan mengedepankan prinsip Restorative Justice dan hukum adat.

 

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan prosesi penyematan Pin BMA kepada Kapolda Bengkulu serta pemakaian Detar Adat Bengkulu sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan Kapolda Bengkulu sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Bengkulu.

 

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Ketua BMA beserta rombongan.

 

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua BMA Provinsi Bengkulu beserta seluruh pengurus yang telah berkenan hadir bersilaturahmi ke Polda Bengkulu. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas, kami sangat membutuhkan peran serta tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujar Kapolda Bengkulu.

 

“Dengan penyematan Pin dan pemakaian Detar Adat ini, saya merasa sangat terhormat dan bangga telah diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Bengkulu. Ini adalah amanah bagi saya untuk bersama-sama dengan BMA menjaga persatuan, melestarikan adat budaya, dan menciptakan Bengkulu yang aman, tertib dan kondusif,” Ujar Kapolda

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kerja sama yang semakin kuat antara Polda Bengkulu dengan BMA Provinsi Bengkulu dalam melestarikan nilai-nilai adat dan budaya, menjaga persatuan, serta menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Provinsi Bengkulu.Polisi Bersama Masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *