GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Bengkulu bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan stok darah di Provinsi Bengkulu.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali tersebut melibatkan seluruh anggota FKIJK, instansi vertikal mitra kerja, serta masyarakat sekitar untuk berpartisipasi mendonorkan darah.
Perwakilan OJK Bengkulu, Delpa, menjelaskan bahwa OJK berperan sebagai fasilitator tempat pelaksanaan kegiatan donor darah karena memiliki sarana yang representatif untuk mendukung kegiatan sosial tersebut.
“FKIJK merupakan forum komunikasi industri jasa keuangan yang anggotanya berasal dari berbagai lembaga jasa keuangan. Untuk tempat pelaksanaan bisa di mana saja, namun karena OJK memiliki fasilitas yang memadai, maka OJK dipercaya menjadi fasilitator kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, OJK selama ini menjadi salah satu penggerak utama dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
Menurutnya, melalui wadah FKIJK, OJK mengajak seluruh anggota forum, instansi vertikal rekanan, serta masyarakat sekitar untuk bersama-sama berkontribusi memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat Bengkulu.
“Melalui FKIJK, kami mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk ikut mendonorkan darah. Jadi, bisa dikatakan OJK menjadi ujung tombak dalam menggerakkan kegiatan ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sosial dan Humas FKIJK Bengkulu, Yudi Irawan, mengatakan kegiatan donor darah rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masih tingginya kebutuhan darah di Bengkulu.
“Motivasi utama kami adalah membantu masyarakat. Saat ini kebutuhan darah masih sering mengalami kekurangan, sehingga donor darah rutin setiap tiga bulan sekali ini telah resmi menjadi program kerja FKIJK,” ungkap Yudi.
Ia menjelaskan, FKIJK merupakan wadah yang menghimpun berbagai pelaku industri jasa keuangan, mulai dari perbankan, perusahaan pembiayaan, asuransi, pegadaian, lembaga keuangan lainnya hingga bursa efek.
Melalui sinergi tersebut, FKIJK berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Bengkulu.
Pada pelaksanaan kali ini, panitia menargetkan sebanyak 150 kantong darah dapat terkumpul dari para pendonor yang hadir.
Selain donor darah, FKIJK juga menyiapkan bantuan sosial berupa paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan sukses dan mampu mengumpulkan darah sesuai target. Selain itu, bantuan sembako yang telah disiapkan juga diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutup Yudi.**Gusmarni









