GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 di Kota Bengkulu. Kegiatan nasional tersebut diperkirakan akan dihadiri lebih dari 1.000 perawat dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman, mengatakan pihaknya telah menerima kunjungan Sekretariat Pengurus Pusat PPNI sebagai bagian dari koordinasi dan persiapan penyelenggaraan Munas yang akan dipusatkan di Hotel Mercure Bengkulu.
Menurut Yasman, kepercayaan yang diberikan kepada Bengkulu untuk menjadi tuan rumah merupakan sebuah kebanggaan sekaligus peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat nasional.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PPNI Provinsi Bengkulu yang telah membawa agenda nasional ini ke Bengkulu. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional,” kata Yasman.
Ia menjelaskan, Munas PPNI nantinya tidak hanya membahas program dan kebijakan organisasi, tetapi juga menjadi forum pemilihan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PPNI yang baru seiring berakhirnya masa jabatan kepengurusan saat ini.
Selain menjadi agenda penting bagi organisasi profesi perawat, Munas PPNI juga diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Bengkulu. Kehadiran ribuan peserta diperkirakan meningkatkan tingkat hunian hotel, penggunaan transportasi udara, serta aktivitas ekonomi di sektor perdagangan dan jasa.
“Peserta yang datang dari seluruh Indonesia tentu akan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Hotel, restoran, transportasi, hingga pelaku usaha lokal akan merasakan manfaatnya,” ujar Yasman.
Tak hanya itu, penyelenggaraan Munas juga menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan berbagai produk unggulan Bengkulu. Panitia berencana menghadirkan stan khusus yang menampilkan kuliner khas, kerajinan daerah, hingga produk kreatif hasil karya masyarakat Bengkulu.
Yasman menilai agenda nasional tersebut juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan Bengkulu kepada para peserta. Mulai dari wisata sejarah seperti Rumah Pengasingan Bung Karno, Rumah Fatmawati Soekarno, dan Benteng Marlborough, hingga wisata alam seperti Pantai Panjang dan kawasan agrowisata di Kabupaten Rejang Lebong.
“Kami berharap para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan organisasi, tetapi juga menikmati berbagai destinasi wisata yang ada di Bengkulu sehingga mereka membawa kesan positif saat kembali ke daerah masing-masing,” katanya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis pelaksanaan Munas PPNI 2026 akan berjalan sukses dan menjadi momentum penting dalam memperkuat citra Bengkulu sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan nasional.**Gusmarni









