GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar kegiatan pasar murah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan di empat titik strategis di Kota Bengkulu agar dapat menjangkau lebih banyak warga. Lokasi pertama telah digelar di Stadion Sawah Lebar pada 4 hingga 5 Mei 2026. Selanjutnya, kegiatan akan berlanjut di halaman Dekranasda Provinsi Bengkulu pada 11 hingga 12 Mei 2026.
Kemudian, pasar murah juga akan hadir di halaman Kantor Lurah Kampung Bali pada 18 hingga 19 Mei 2026, dan ditutup di Lapangan SDN 52 Kota Bengkulu pada 25 hingga 26 Mei 2026.
Selain menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, pemerintah juga memastikan ketersediaan stok bahan pangan tetap aman di pasaran. Pengawasan terhadap distribusi dan harga, khususnya di pasar tradisional, turut diperketat guna mengantisipasi potensi lonjakan harga.
“Pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan mencukupi di pasar, serta meningkatkan pengawasan agar tidak terjadi lonjakan harga,” ujar perwakilan TPID.
Sementara itu, Yuyun dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu saat ditemui di lokasi bazar membenarkan bahwa pihaknya turut membagikan kupon potongan harga dari Baznas Provinsi Bengkulu sebesar Rp15.000. Total kupon yang disalurkan sebanyak 250 lembar.
Setiap penerima kupon diwajibkan mengisi daftar pengambilan dengan melampirkan KTP serta dokumentasi foto sebagai bentuk validasi data penerima.
Menariknya, kegiatan bazar TPID ini juga dilengkapi dengan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat, sehingga tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga mendukung aspek kesehatan warga.








