Talkshow Wastra Bengkulu Meriahkan BERKAH 2026, Dorong Ekonomi Syariah

GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Kegiatan Bengkulu Road to Festival Ekonomi Syariah (BERKAH) yang diselenggarakan oleh KPw Bank Indonesia Bengkulu di Atrium Bencoolen Mall, Pada 24 – 26 April 2026, berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam rangkaian acara edukatif dan hiburan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan ekonomi syariah di Provinsi Bengkulu.

Salah satu agenda utama hari ini adalah talkshow pengembangan wastra nasional khas Bengkulu yang menghadirkan Dewan Indonesian Fashion Chamber (IFC) sekaligus perwakilan IKRA Nasional, Yisep Hakim dari Jakarta. Dalam paparannya, Yisep menyoroti perkembangan modest fashion muslim yang kini semakin diminati.

Ia menjelaskan bahwa modest fashion merupakan konsep busana yang tetap mengikuti kaidah menutup aurat sesuai syariat Islam, namun tetap memperhatikan unsur estetika dan tren.

“Modest fashion tidak hanya soal menutup aurat, tetapi juga bagaimana menghadirkan desain yang menarik, nyaman, dan sesuai tren tanpa meninggalkan nilai-nilai syariah,” ujarnya.

Yisep juga menambahkan bahwa setiap daerah memiliki kekhasan motif yang dapat dikembangkan dalam industri fesyen muslim, termasuk Bengkulu dengan batik tulisnya yang memiliki nilai budaya tinggi. Tren modest fashion saat ini, lanjutnya, banyak diminati oleh kalangan ibu-ibu hingga remaja.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya istri pegawai Bank Indonesia, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Tim Penggerak PKK Provinsi Bengkulu, organisasi perempuan, mahasiswa, serta pelajar dari SMK Negeri 1 dan UIN Fatmawati Bengkulu.

Usai talkshow, acara dilanjutkan dengan lomba memasak yang menghadirkan juri dari kalangan master chef nasional. Pada malam hari, suasana akan semakin semarak dengan perlombaan rebana yang menampilkan nuansa religi dan budaya.

Selain itu, pameran UMKM juga menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan BERKAH 2026. Berbagai produk wastra batik khas Bengkulu ditampilkan dengan motif-motif baru seperti Oase, Latere, Atik, hingga Swarna Bumi. Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk brand kosmetik Wardah serta pelaku industri aksesoris.

Tak hanya itu, pameran juga menghadirkan produk hasil binaan pesantren, kopi lokal Bengkulu, serta dukungan dari perbankan syariah dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mengembangkan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.*Gus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *