GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Kepala Badan perencanaan pembangunan daerah(Bappeda) provinsi Bengkulu Hj.Yuliswani, SE saat di temu di ruang kerja Rabu, 12 Maret 2025 mengatakan, perlu adanya mensinkronkan program daerah dengan program pusat sehingga satu visi antara program daerah dan program pusat makanya pihaknya akan menjaring masukan dari berbagai pihak melalui forum diskusi publik, masukan-masukan tersebut akan dibahas melalui forum pertimbangan atau forum urung rembuk antar lembaga guna membahas program prioritas pembangunan.
Lanjut Yuliswani saat ini pihaknya sedang membahas RKPD 2026 untuk mensinkronkan program daerah dan program pemerintah pusat. Dengan memasukkan program prioritas Gubernur Bengkulu sesuai visi misinya.
Namun demikian pihaknya juga akan melihat kondisi fiskal keuangan daerah atau bisa menggunakan anggaran Dak, Dau atau APBN. Sejumlah program prioritas pasti direalisasikan. Karena Pemprov mengacu program pemerintah pusat dan mensinkronkan dengan program visi misi Gubernur, ternyata hampir semuanya sama intinya untuk membantu rakyat.
Dari berbagai program yang dirancang, tiga sektor utama menjadi prioritas. Pertama, perbaikan infrastruktur jalan untuk meningkatkan konektivitas dan kenyamanan warga. Kedua, penyediaan ambulans gratis sebagai bentuk layanan kesehatan darurat yang lebih mudah diakses.
Ketiga, program BPJS Kesehatan gratis agar masyarakat tidak lagi terbebani biaya berobat. Selain itu, kepedulian sosial tetap menjadi perhatian utama, dengan rencana santunan bagi anak yatim sebagai bagian dari kebijakan inklusif yang lebih luas.
“Bangun jalan, ambulans gratis, BPJS Kesehatan gratis, hingga menyantuni anak yatim—ini yang akan kita kejar dalam 100 hari ke depan,” tegas Yuliswani.
Namun, program 100 hari ini tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik dan pelayanan kesehatan. Helmi – Mian juga membawa pendekatan baru dalam pemerintahan, yakni membangun komunikasi lebih dekat dengan masyarakat.
Selain memastikan jalannya program-program utama, OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu juga didorong untuk menyusun program prioritas masing-masing. Hasil diskusi publik 40 usulan telah masuk dan akan diselaraskan dengan dengan visi Gubernur agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat banyak.Gus









