Kota Bengkulu – Wujud nyata kepedulian terhadap penyandang disabilitas kembali ditunjukkan melalui sinergi antara Polresta Bengkulu dan Pelindo bersama para donatur. Kali ini, Polsek Kampung Melayu melaksanakan penyaluran bantuan alat bantu disabilitas berupa kursi roda dan perlengkapan pendukung lainnya kepada sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Bengkulu, Rabu (15/04).
Kegiatan tersebut menyasar tiga sekolah, yakni SLB Yayasan Amal Mulia di Kelurahan Pasar Melintang, SLB Negeri 01 Kota Bengkulu di Jalan Kinibalu, serta SLB Yayasan Mutiara Bunda di Kelurahan Tanah Patah.
Kapolsek Kampung Melayu, IPTU Nyarna, S.E., M.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Kanit Binmas IPDA Budi Rahayu, Bhabinkamtibmas AIPDA Veny Asyuarga Kasda, serta personel Polsek Ratu Agung.
Dalam kegiatan ini, bantuan yang disalurkan meliputi kursi roda, tongkat tuna netra, kruk, alat bantu edukasi, hingga media pembelajaran motorik dan sensorik bagi siswa berkebutuhan khusus.
IPTU Nyarna menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program “Polri, Pelindo dan Donatur Peduli Disabilitas” yang bertujuan membantu meringankan kebutuhan para penyandang disabilitas, khususnya di dunia pendidikan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama Pelindo dan para donatur untuk membantu anak-anak penyandang disabilitas agar mendapatkan fasilitas yang lebih layak,” ujarnya.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung melalui pihak sekolah dan disaksikan oleh para siswa penerima manfaat, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan digunakan secara optimal dalam kegiatan belajar.
IPTU Nyarna menambahkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan kegiatan sosial yang berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan dari pihak Pelindo juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial bersama Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini, karena melalui sinergi dengan Polri, bantuan yang kami salurkan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima,” ungkapnya.
Selain itu, pihak sekolah penerima bantuan turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada para siswa.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan kursi roda dan alat bantu lainnya, ini sangat membantu anak-anak kami dalam menunjang aktivitas belajar,” ujar salah satu perwakilan sekolah.
Lebih lanjut, IPTU Nyarna menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat sosial.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk membantu dan memberikan solusi bagi masyarakat, termasuk bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tutupnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa penyandang disabilitas di Kota Bengkulu dapat lebih terbantu dalam menjalani aktivitas sehari-hari, serta semakin termotivasi dalam menempuh pendidikan.








