BENGKULU – Polresta Bengkulu melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) terus meningkatkan upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan Pemolisian Masyarakat. Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat mengenai bahaya perjudian daring serta penipuan online.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026), mulai pukul 08.30 WIB, bertempat di Aula Hotel Cordela, Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu. Kegiatan dipimpin oleh Kasat Binmas Polresta Bengkulu AKP Nurlaila, S.Sos., bersama personel Satbinmas, dengan peserta yang terdiri dari Lurah Kebun Kenanga, ketua RT/RW, LPM, Linmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.
Dalam penyampaian materi melalui metode ceramah dan tanya jawab, Satbinmas memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga diri dan keluarga dari berbagai tindak pidana, khususnya perjudian daring dan penipuan online. Peserta diimbau agar tidak mudah tergiur tawaran keuntungan besar, hadiah, maupun investasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Masyarakat juga diminta lebih bijak menggunakan media sosial serta menghindari pinjaman online ilegal dan aktivitas judi online yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi maupun persoalan sosial.
Kasat Binmas Polresta Bengkulu AKP Nurlaila, S.Sos., menegaskan bahwa edukasi kepada perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam memperluas penyampaian pesan kamtibmas kepada warga. “Kami mengajak seluruh peserta untuk memahami bahaya perjudian daring dan penipuan online. Jangan mudah percaya terhadap tawaran yang menjanjikan keuntungan besar, apalagi sampai menyerahkan data pribadi atau sejumlah uang kepada pihak yang tidak dikenal,” ujar AKP Nurlaila.
Selain membahas kejahatan digital, sosialisasi juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak, terutama yang masih berusia remaja. Para orang tua diimbau memastikan anak-anak tetap fokus belajar, tidak terbiasa keluar malam tanpa tujuan jelas, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga dan kegiatan keagamaan.
AKP Nurlaila menambahkan bahwa keluarga dan lingkungan memiliki peran besar dalam mencegah kenakalan remaja maupun keterlibatan anak dalam aktivitas negatif. “Pengawasan terhadap anak harus dilakukan secara bersama-sama. Kami berharap orang tua lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak, baik di lingkungan tempat tinggal maupun saat menggunakan media sosial, agar tidak terjerumus dalam perilaku yang merugikan masa depan mereka,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diingatkan untuk tertib berlalu lintas, tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memiliki SIM, tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, serta menjauhi geng motor dan aksi balap liar. Masyarakat turut diajak menjaga kebersihan, keamanan, dan kerukunan di lingkungan masing-masing.
Lebih lanjut, AKP Nurlaila berharap para ketua RT/RW, Linmas, serta tokoh masyarakat dapat meneruskan informasi dan imbauan yang telah disampaikan kepada warga di lingkungannya. “Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga kamtibmas. Apabila menemukan indikasi perjudian daring, penipuan, atau gangguan keamanan lainnya, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.
Melalui kegiatan Pemolisian Masyarakat ini, Polresta Bengkulu berharap kesadaran warga Kelurahan Kebun Kenanga semakin meningkat dalam mengenali dan menghindari berbagai bentuk kejahatan, khususnya perjudian daring dan penipuan online. Sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif.









