Polda Bengkulu Sampaikan Permohonan Maaf, Personel yang Melanggar Disiplin Ditindak

Bengkulu – Polda Bengkulu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sikap salah satu personel yang dinilai tidak mencerminkan pelayanan yang humanis saat pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Tani di Provinsi Bengkulu, 24 September 2026. Hal tersebut disampaikan Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY, melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Imam Wijayanto, S.I.K., M.H., dalam video singkat yang dipublikasikan melalui akun resmi media sosial Polda Bengkulu di Instagram, Facebook, dan TikTok.

 

Polda Bengkulu telah melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap kejadian tersebut. Personel yang bersangkutan juga telah diberikan tindakan disiplin sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya.

 

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Imam Wijayanto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi internal sekaligus komitmen Polda Bengkulu dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

“Polda Bengkulu telah melaksanakan evaluasi dan pemeriksaan terkait peristiwa yang terjadi pada saat pelayanan aksi unjuk rasa di Pemprov Bengkulu pada tanggal 24 September 2026. Saat ini salah satu personel telah diamankan dan dilakukan tindakan disiplin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Kombes Pol. Imam Wijayanto.

 

Ia menegaskan, Polri terus berupaya memberikan pelayanan yang mengedepankan sikap humanis, profesional dan menghormati masyarakat, termasuk dalam setiap kegiatan pengamanan penyampaian aspirasi.

 

Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap personel memahami dan menjalankan tugas sesuai aturan serta nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Demikian hasil evaluasi dan klarifikasi yang telah dilakukan. Kami menyampaikan permohonan maaf atas sikap personel yang tidak terpuji tersebut,” pungkasnya.

 

Polda Bengkulu berharap langkah evaluasi dan tindakan disiplin yang telah dilakukan dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh personel untuk senantiasa menjaga sikap, tutur kata dan tindakan dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

 

Polda Bengkulu juga mengajak masyarakat untuk terus membangun komunikasi yang baik, sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman, tertib dan tetap dalam suasana saling menghormati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *