GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Pandangan yang positif tentang relawan-relawan serta dukungan semua kalangan masyarakat dan pemerintah yang sangat baik, merupakan hasil yang diharapkan dari terbentuknya citra suatu organisasi, tak terkecuali bagi Palang Merah Indonesia (PMI).
PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang selalu berusaha tampil ke depan untuk membantu meringankan penderitaan sesama manusia, apapun sebabnya tanpa membedakan golongan, bangsa, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, dan agama maupun penganut kepercayaan.
Untuk itu PMI selalu mengembangkan kapasitas relawan-relawannya yang merupakan ujung tombak organisasi. Pernyataan itu diungkapkan H. Mirwan Effendi, SE, M.Si selaku Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI Provinsi Bengkulu dalam rapat kerja teknis (Rakernis) Bidang Relawan PMI Provinsi Bengkulu Tahun 2023.
Menurutnya, pembinaan relawan selama ini telah mengalami evolusi yang cukup signifikan, dengan menghasilkan acuan manajemen pembinaan relawan, juga mengembangkan kapasitas relawan dengan berbagai kegiatan pada masa damai yang terpadu, melalui program adaptasi pengurangan resiko bencana.
“Berdasarkan panduan manajemen relawan, masalah pembinaan relawan berada di lingkup kerja PMI Kabupaten/Kota, PMI Provinsi Bengkulu melihat beberapa permasalahan terkait pembinaan relawan seperti kurangnya kegiatan yang melibatkan relawan, lambatnya pengisian database aplikasi MIS PMI, dan masih masih banyak lagi permasalahan yang terjadi,” terangnya pada Rabu, (4/10/2023).
Lebih lanjut ditambahkan, kegiatan Rakernis Bidang Relawan PMI Provinsi Bengkulu Tahun 2023 ini bertujuan untuk Mengevaluasi Pembinaan Relawan yang telah dijalankan oleh PMI Kabupaten/Kota. Lalu mencari permasalahan dan solusi terkait Pembinaan Relawan (PMR, KSR dan TSR), kesepakatan bersama dan tindak lanjut terkait Pembinaan Relawan Se Provinsi Bengkulu.
Sementara untuk peserta Rakernis Bidang Relawan PMI Provinsi Bengkulu Tahun 2023 terdiri dari Pengurus Provinsi PMI Bengkulu 5 (lima) orang, Staf Markas PMI Provinsi Bengkulu 5 (lima) orang dan PMI Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu 20 (dua puluh) terdiri dari 2 (dua) orang dari masing-masing PMI kabupaten/Kota (1 (satu) orang Pengurus (Ketua Bidang Relawan/Sekretaris/Kepala Markas) dan 1 (satu) orang Staf Markas Bidang Relawan)
“Dalam ini membahas beberapa hal yaitu, Pemutahiran data dalam aplikasi MIS PMI, Database Relawan per 6 (enam) bulan, Permasalahan Relawan yang terjadi di PMI Kabupaten/Kota, Laporan Kegiatan Semester bulan terkait bidang Relawan (Kegiatan Relawan, Pembinaan PMR dan KSR, Kendala dan Hambatan) PMI Kabupaten/Kota (mengacu kepada laporan Format PMER), Kesepakatan alur mobilisasi Relawan serta Diskusi dan Kesepakatan,” tutup Mirwan.(MU)









