Musprov IX PMI Bengkulu Digelar, Gubernur Tegaskan Peran Strategis Organisasi Kemanusiaan

GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) IX untuk memilih kepengurusan baru periode 2026–2031. Kegiatan berlangsung di Aula Pola Bappeda Pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (2/3).

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Hj. Hendarini, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musprov merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi yang bertujuan mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya sekaligus menetapkan kepengurusan baru untuk lima tahun mendatang.

“Musprov ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan arah kebijakan PMI ke depan agar semakin responsif dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama periode sebelumnya PMI Provinsi Bengkulu telah melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan yang bersumber dari dana hibah dan dukungan pihak-pihak yang tidak mengikat. Di antaranya pengiriman bantuan, personel, dan armada saat terjadi bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Musprov IX turut dihadiri perwakilan PMI Pusat, salah satunya Ketua Bidang Organisasi Sudirman Said, yang memberikan arahan terkait penguatan kelembagaan PMI di daerah.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang membuka secara resmi Musprov tersebut, menegaskan bahwa PMI merupakan organisasi strategis yang memiliki peran penting dalam membantu pemerintah melayani masyarakat.

“PMI sejak dulu dikenal dengan kerja-kerja kemanusiaannya. Di kalangan pelajar, anggota PMI juga dikenal memiliki akhlak dan sikap yang baik. Ini menunjukkan peran pembinaan karakter yang sangat positif,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai keberadaan PMI sangat penting karena turut membantu pemerintah dalam merespons persoalan sosial dan kebencanaan. Oleh karena itu, meski terdapat efisiensi di sejumlah sektor, anggaran untuk PMI tetap dipertahankan.

“PMI adalah mitra strategis pemerintah dalam membantu rakyat. Ke depan, bukan tidak mungkin dukungan anggaran bisa ditingkatkan,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa nilai utama dalam pengabdian adalah kemanfaatan bagi sesama.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat. Bukan soal jabatan, tapi bagaimana kita memberi manfaat, termasuk melalui PMI,” pungkasnya.

Melalui Musprov IX ini, diharapkan PMI Provinsi Bengkulu semakin solid, profesional, dan adaptif dalam menjalankan misi kemanusiaan di Bumi Rafflesia.**Gus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *