KRYD Terus Digencarkan, Polresta Bengkulu Berikan Pembinaan Remaja Konsumsi Tuak

Kota Bengkulu – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polresta Bengkulu melalui Unit Opsnal Reskrim Polsek Teluk Segara terus menggencarkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar kawasan rawan gangguan keamanan, permukiman penduduk, serta lokasi berkumpulnya masyarakat dan remaja.

Dalam kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Kamis malam (15/10/2026), mulai pukul 23.00 WIB, personel Polsek Teluk Segara menemukan sekelompok remaja yang sedang mengonsumsi minuman keras tradisional jenis tuak. Petugas kemudian melakukan pendataan dan memberikan pembinaan serta imbauan agar para remaja tersebut tidak mengulangi perbuatannya dan tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan KRYD tersebut dilaksanakan oleh personel yang dipimpin IPTU WBL Tobing, S.Sos., bersama AIPDA Yohanudin Pasoga, BRIPKA Jonson, dan BRIGPOL Handri. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., melalui Kapolsek Teluk Segara AKP Noprizal, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli yang ditingkatkan merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sejak dini.

“Kegiatan KRYD ini kami laksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman serta nyaman, terutama pada malam hari,” ujar AKP Noprizal.

Dalam pelaksanaannya, patroli menyasar sejumlah wilayah hukum Polsek Teluk Segara, di antaranya kawasan Simpang SPBU Kampung Bali, Kelurahan Pasar Bengkulu, Berkas, Kebun Keling, Malabero, Kampung Kelawi, Sukamerindu, serta sejumlah kelurahan di Kecamatan Sungai Serut, seperti Tanjung Agung, Surabaya, dan Semarang.

Selain melakukan pemantauan di kawasan permukiman penduduk dan sekitar pantai, personel juga menyambangi lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya remaja pada malam hari. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kenakalan remaja, aktivitas geng motor, tawuran, serta potensi tindak pidana lainnya.

Terhadap kelompok remaja yang ditemukan mengonsumsi tuak, petugas mengedepankan pendekatan persuasif melalui pendataan, pembinaan, dan pemberian nasihat. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para remaja mengenai pentingnya menjaga perilaku, menjauhi minuman keras, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek Teluk Segara AKP Noprizal menyampaikan bahwa pengawasan terhadap aktivitas remaja perlu dilakukan secara bersama-sama, baik oleh kepolisian, orang tua, maupun masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

“Kami tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga memberikan pembinaan kepada remaja yang ditemukan melakukan aktivitas berisiko. Kami berharap mereka dapat memahami dampak perbuatannya, tidak mengulangi kesalahan yang sama, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak, khususnya pada malam hari, serta membangun komunikasi yang baik agar remaja tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif.

Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepedulian keluarga dan lingkungan menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya perilaku yang berpotensi mengarah pada pelanggaran hukum.

“Peran orang tua dan masyarakat sangat penting dalam mengawasi serta membimbing generasi muda. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, mengingatkan apabila ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan, dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambah AKP Noprizal.

Melalui pelaksanaan KRYD secara rutin dan berkelanjutan, Polresta Bengkulu melalui Polsek Teluk Segara berkomitmen meningkatkan upaya pencegahan kriminalitas, mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, serta mencegah terjadinya kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas lainnya.

Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam menjaga situasi Kota Bengkulu tetap tertib, aman, dan kondusif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *