Kesbangpol Bengkulu Pastikan Dana Parpol Digunakan Sesuai Ketentuan

GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu terus melakukan evaluasi dan pengecekan terhadap realisasi penggunaan dana bantuan partai politik (parpol) tahun anggaran 2026.

 

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Mit Tarul Ilmi, saat ditemui Goessnews.com di kantornya, Rabu (20/5/2026), mengatakan langkah tersebut dilakukan guna memastikan bantuan keuangan yang disalurkan kepada partai politik digunakan sesuai ketentuan dan peruntukannya.

 

Menurutnya, evaluasi dilakukan dengan meneliti laporan pertanggungjawaban penggunaan dana dari masing-masing partai politik penerima bantuan. Pemerintah memastikan penggunaan anggaran harus mengikuti persentase yang telah diatur, khususnya untuk kegiatan pendidikan politik dan operasional sekretariat partai.

 

“Setiap penggunaan anggaran kami cek satu per satu sesuai persentasenya. Pada prinsipnya, sebagian besar bantuan harus digunakan untuk pendidikan politik, sedangkan sisanya diperbolehkan untuk kebutuhan administrasi dan operasional kantor,” ujar Mit Tarul Ilmi.

 

Ia menjelaskan, hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui apakah terdapat kekeliruan administrasi maupun penggunaan anggaran yang tidak sesuai ketentuan. Namun berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sebelumnya, sejauh ini belum ditemukan adanya penyimpangan signifikan dalam pengelolaan dana bantuan partai politik di Provinsi Bengkulu.

 

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menegaskan bahwa besaran bantuan yang diterima masing-masing partai politik dihitung berdasarkan jumlah suara sah yang diperoleh pada pemilu sebelumnya, bukan berdasarkan jumlah kursi di legislatif.

 

Dengan perolehan suara terbanyak pada pemilu lalu, Partai Golongan Karya atau Golkar tercatat menjadi partai penerima bantuan dana terbesar di Provinsi Bengkulu untuk tahun anggaran 2026.

 

Meski demikian, pemerintah daerah masih melakukan penyesuaian dan penghitungan akhir terkait total alokasi bantuan yang diberikan kepada seluruh partai politik agar data yang disampaikan benar-benar akurat.

 

Mit Tarul Ilmi mengimbau seluruh partai politik penerima bantuan untuk memanfaatkan anggaran tersebut secara optimal, terutama dalam mendukung program pendidikan politik kepada masyarakat dan kader partai.

 

Selain itu, partai politik juga diminta tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran, termasuk untuk kebutuhan operasional dan administrasi sekretariat partai.**Gus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *