GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pariwisata menyelenggarakan Workshop Fasilitasi Proses Kreasi, Produksi, Distribusi, Konsumsi, dan Konservasi Ekonomi Kreatif di Hotel Wilo, Kota Bengkulu, pada Selasa (9/7). Acara ini bertemakan “Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif melalui Bengkulu Creative Hub”, yang bertujuan untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin, menyampaikan pentingnya sektor ekonomi kreatif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ekonomi kreatif adalah salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkaya budaya lokal,” kata Murlin.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah provinsi dan kabupaten terus berupaya mengembangkan ekonomi kreatif melalui inovasi dan kreativitas. “Oleh karena itu, pemerintah provinsi Bengkulu maupun kabupaten terus berupaya dalam pengembangan ekonomi kreatif, dan berpikir bagaimana caranya untuk terus memajukan ekonomi kreatif melalui inovasi dan kreativitas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Murlin menjelaskan bahwa workshop ini merupakan langkah nyata dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Bengkulu. “Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini adalah sebuah aksi nyata sekaligus terobosan, dalam rangka membangun dan mendorong semangat berwirausaha di Bengkulu,” lanjutnya.

Workshop ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan antara lain sektor ekonomi kreatif, Wakil ketua komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu,Sefty Yuslinah, Perwakilan Bank Indonesia, PT. Angkasa Pura, Ketua G Kraf Pusat, Ketua G kraf Bengkulu, Badan pelestarian Kebudayaan Wilayah 7 Bengkulu dan termasuk pelaku usaha, Akademisi, dan perwakilan dari komunitas kreatif.
Dalam sesi diskusi, peserta membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di Bengkulu. Mereka juga berbagi pengalaman dan strategi sukses dalam mengembangkan usaha kreatif.
Salah satu sesi menarik dalam workshop ini adalah presentasi dari beberapa pelaku usaha kreatif yang sukses. Mereka berbagi cerita tentang perjalanan usaha mereka, mulai dari ide awal, proses produksi, hingga strategi pemasaran yang mereka gunakan.
Hal ini diharapkan dapat menginspirasi peserta lain untuk mengembangkan usaha kreatif mereka sendiri.
Selain itu, workshop ini juga menghadirkan sesi pelatihan teknis yang berfokus pada peningkatan keterampilan peserta dalam berbagai aspek ekonomi kreatif. Misalnya, ada pelatihan tentang desain produk, pemasaran digital, dan manajemen usaha. Pelatihan ini diberikan oleh para ahli dan praktisi yang berpengalaman di bidangnya, sehingga peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk mengembangkan usaha mereka.
Di akhir sambutannya, Murlin menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. “Pemerintah harus menjadi agen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memfasilitasi kegiatan teknis dalam rangka memberdayakan pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya. Ia berharap dengan adanya workshop seperti ini, ekosistem ekonomi kreatif di Bengkulu dapat semakin kuat dan berkembang.
Workshop ini juga menjadi ajang networking bagi para peserta. Mereka dapat saling bertukar informasi, ide, dan peluang kerja sama yang dapat mendukung perkembangan usaha kreatif mereka. Dengan demikian, diharapkan akan terbentuk komunitas kreatif yang solid dan saling mendukung di Bengkulu.
Dalam Laporannya Ketua Panitia Pelaksana yang juga kepala bidang ekonomi kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Henny Appriyanti,M.Si mengatakan, Pemerintah daerah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan ekonomi kreatif di daerah Bengkulu. Melalui berbagai program dan kegiatan, seperti workshop ini dan diharapkan dapat tercipta ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif. Dengan demikian, ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu pilar utama dalam perekonomian daerah dan memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di provinsi Bengkulu.
Lanjut Henny, Workshop ini adalah langkah awal dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dalam rangka meningkatkan ekonomi kreatif ada 17 sub sektor.
Selain itu lanjut Henny, peserta acara Workshop sebanyak 100 orang yang terdiri dari 17 suk sektor ekonomi kreatif.Gusmarni










