GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Guna memastikan penanganan pasca gempa berjalan maksimal, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., turun langsung meninjau pelaksanaan trauma healing bagi warga yang terdampak gempa bumi berkekuatan 6,3 SR yang mengguncang Bengkulu pada Jumat (23/5) dini hari.
Gempa yang terjadi pukul 02.52 WIB tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan dampak psikologis, terutama bagi anak-anak dan warga yang mengalami ketakutan saat kejadian.
Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing menjadi bagian penting dalam proses pemulihan menyeluruh pasca bencana. Ia menekankan bahwa dukungan mental sama pentingnya dengan penanganan kerusakan fisik.
“Pemulihan psikologis masyarakat sangat penting agar mereka bisa kembali menjalani aktivitas secara normal. Pendampingan seperti ini adalah bentuk kehadiran Polri yang peduli terhadap kondisi emosional warga,” tutur Irjen Pol Mardiyono di sela-sela kunjungannya.
Kegiatan trauma healing yang dilaksanakan oleh tim gabungan dari Polda Bengkulu bersama instansi terkait ini diisi dengan berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengurangi stres, termasuk permainan edukatif dan sesi konseling ringan.
Kehadiran Kapolda di tengah-tengah warga terdampak tidak hanya memberi semangat, tapi juga menunjukkan komitmen aparat dalam menjamin rasa aman dan kenyamanan warga di tengah situasi sulit.
Dengan dukungan yang terus diberikan oleh berbagai pihak, diharapkan masyarakat Bengkulu bisa segera pulih dari tekanan psikologis dan bangkit kembali pasca musibah gempa.Gus









