BENGKULU – Kepedulian terhadap personel yang tengah mengalami musibah kembali ditunjukkan Kapolda Bengkulu melalui pelaksanaan groundbreaking Program Bedah Rumah ke-81 yang berlangsung di Jalan Benteng, Kelurahan Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Kamis (23/7/2026).
Program tersebut diperuntukkan bagi anggota Satuan Brimob Polda Bengkulu, Bripda Fathan Ibnu, yang rumahnya hangus dilalap api hingga mengalami kerusakan berat. Groundbreaking menjadi tanda dimulainya proses pembangunan kembali rumah yang sebelumnya tidak lagi layak dihuni akibat musibah kebakaran.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., dan dihadiri sejumlah pejabat utama, di antaranya Dirpamobvit Polda Bengkulu, Dansat Brimob Polda Bengkulu, Kapolresta Bengkulu, unsur Kebijakan Kapolri Madya TK III, Camat, Lurah, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program kemanusiaan tersebut.
Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., menegaskan bahwa Program Bedah Rumah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian institusi Polri terhadap personel yang sedang menghadapi cobaan.
“Keluarga besar Polda Bengkulu harus saling menguatkan dan hadir memberikan solusi ketika ada anggota yang tertimpa musibah, ” ucapnya.
Kapolda berharap pembangunan rumah tersebut dapat segera diselesaikan sehingga Bripda Fathan Ibnu bersama keluarganya dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni. Selain membantu secara fisik, program ini juga diharapkan mampu membangkitkan semangat serta memberikan motivasi baru bagi personel yang sedang berjuang bangkit dari musibah.
Pada kesempatan yang sama, Bripda Fathan Ibnu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolda Bengkulu beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan bantuan melalui Program Bedah Rumah ke-81. Ia mengaku sangat terharu atas kepedulian yang diberikan keluarga besar Polda Bengkulu sehingga dirinya tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah yang dialami.









