Edison Simbolon: Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan Nyata Masyarakat

GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, H.Edison Simbolon, S.Sos,M.SI menggelar kegiatan reses di Hotel Adeeva, Kota Bengkulu, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 warga dari berbagai wilayah di Kota Bengkulu, termasuk para ketua RT yang turut menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

 

Untuk mengakomodasi banyaknya peserta, kegiatan reses dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama pada pukul 10.00 WIB dan sesi kedua pada pukul 13.00 WIB.

 

Dalam kesempatan itu, Edison Simbolon mengatakan reses merupakan sarana penting bagi anggota dewan untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menjaring aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.

 

Menurutnya, kebutuhan masyarakat di setiap wilayah tidak selalu sama, sehingga pemerintah perlu memahami kondisi riil di lapangan agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap daerah memiliki persoalan yang berbeda sehingga pembangunan harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada,” ujar Edison.

 

Ia menegaskan bahwa pembangunan harus berlandaskan asas kebermanfaatan. Pemerintah, kata dia, harus memastikan bantuan maupun program pembangunan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar menjalankan program yang tidak memberikan dampak nyata.

 

“Yang paling penting adalah masyarakat mendapatkan apa yang memang mereka butuhkan. Jangan sampai bantuan atau program yang diberikan justru tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.

 

Edison menjelaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses akan didokumentasikan dan disusun dalam laporan resmi. Selanjutnya, laporan tersebut akan dibawa ke sidang paripurna DPRD Provinsi Bengkulu untuk diteruskan kepada pihak eksekutif sebagai bahan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

 

Ia berharap berbagai usulan yang disampaikan masyarakat tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan oleh pemerintah daerah.

 

Menurut Edison, salah satu tantangan yang kerap dihadapi anggota dewan adalah ketika aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan masuk dalam perencanaan pembangunan, namun pada akhirnya tidak terealisasi.

 

“Kami berharap pemerintah dapat menindaklanjuti hasil reses ini. Kadang-kadang aspirasi masyarakat sudah kami perjuangkan dan masuk dalam perencanaan, tetapi tidak terealisasi. Tentu kami merasa tidak enak kepada masyarakat yang telah menyampaikan harapannya kepada kami,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan reses tersebut, Edison berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara masyarakat, legislatif, dan pemerintah daerah sehingga program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bengkulu.**Gusmarni

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *