GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dediyanto, S.Pt., M.A.P., menilai rehabilitasi eks Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bengkulu yang telah dihibahkan untuk dijadikan Kantor Wali Kota Bengkulu merupakan langkah efisien dalam penggunaan anggaran daerah.
Hal tersebut disampaikan Dediyanto saat ditemui di lokasi titik nol pelebaran Jalan Kalimantan, Selasa (13/10/2026).
Menurut Dediyanto, Pemerintah Kota Bengkulu saat ini melakukan rehabilitasi terhadap bangunan eks Mess Pemda Provinsi Bengkulu yang telah berdiri hampir 20 tahun dan kini telah mendapat persetujuan hibah untuk dimanfaatkan sebagai kantor wali kota.
Ia menyebutkan, anggaran rehabilitasi gedung tersebut diperkirakan mencapai Rp14 miliar. Jumlah ini dinilai jauh lebih hemat dibandingkan membangun gedung kantor wali kota baru di lokasi lain yang diperkirakan membutuhkan anggaran minimal Rp250 miliar.
“Daripada membangun gedung baru dengan anggaran yang besar, lebih baik bangunan yang sudah ada dimanfaatkan kembali melalui rehabilitasi,” ujarnya.
Dediyanto menjelaskan, gedung eks Mess Pemda tersebut mulai dibangun sekitar 2007 dengan nilai aset sekitar Rp53 miliar. Namun, hingga kini bangunan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, daripada dibiarkan terbengkalai tanpa memberikan manfaat, bangunan tersebut sebaiknya difungsikan kembali untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menanggapi adanya pro dan kontra terkait lokasi gedung yang menghadap langsung ke laut serta kekhawatiran terhadap ancaman abrasi. Dediyanto menyebutkan bahwa pembangunan awal gedung tersebut telah melalui kajian lingkungan, sempadan pantai, serta ketentuan konstruksi yang berlaku.
Dediyanto berharap rehabilitasi tersebut dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sekaligus menghemat anggaran sehingga tidak membebani keuangan Pemerintah Kota Bengkulu.
Dengan pemanfaatan kembali bangunan yang telah lama terbengkalai, ia berharap aset milik pemerintah tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.**GUSMARNI









