Buku Ritual Kematian Diharapkan Jadi Referensi Mahasiswa dan Pelestarian Budaya Lokal Bengkulu

GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Upaya meningkatkan budaya literasi dan apresiasi terhadap karya sastra kontemporer terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sarasehan Peningkatan Kemampuan Literasi Masyarakat Kabupaten Kaur terhadap Karya Sastra Kontemporer yang dirangkaikan dengan peluncuran buku kumpulan puisi Ritual Kematian” karya Lekat S. Amril di Teater Tertutup Kota Bengkulu, Kamis (2/7/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri mahasiswa, pelajar, pegiat literasi, budayawan, insan pers, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan bahasa dan sastra daerah.

 

Bupati Kaur Gusril Pausi, M.AP yang diwakili Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Kaur, Arwan Syamsul, S.Sos., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan literasi masyarakat sekaligus memperkenalkan karya sastra yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal Bengkulu.

 

Menurutnya, sastra memiliki peran strategis dalam mendokumentasikan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

 

“Melalui sarasehan ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya literasi, khususnya di bidang bahasa dan sastra, sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan melestarikan budaya daerah,” ujar Arwan.

 

Sarasehan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan dan budaya, yakni akademisi Universitas Bengkulu Prof. Dr. Arono Sulsain, Kepala Balai Bahasa Bengkulu Andriana Yohan, S.S., M.A., serta budayawan Bengkulu Ajalon Tarmizi, S.SN.

 

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya literasi bahasa sebagai fondasi pengembangan ilmu pengetahuan. Kemampuan membaca, menulis, dan memahami karya sastra dinilai dapat memperluas wawasan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi global.

 

Buku *Ritual Kematian* karya Lekat S. Amril yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, khususnya yang menempuh studi bahasa dan sastra. Selain itu, buku tersebut juga diharapkan menjadi bahan kajian akademik serta sumber literasi yang memperkaya khasanah sastra daerah.

 

Pada kesempatan itu, Ketua Panitia sekaligus penulis buku, Lekat S. Amril, menyerahkan buku Ritual Kematian” secara simbolis kepada Ketua PWI Provinsi Bengkulu Marsyal Abadi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kaur Arwan Syamsul, para narasumber, serta tokoh budaya yang hadir.

 

Dalam sambutannya, Lekat S. Amril berharap kegiatan sarasehan dan peluncuran buku tersebut dapat memberikan manfaat bagi peserta serta menjadi motivasi untuk terus mengembangkan literasi dan karya sastra di Bengkulu.

 

“Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan masyarakat tentang sastra kontemporer dan buku yang diluncurkan hari ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pembaca,” katanya.

 

Melalui kegiatan ini, semangat literasi di Kabupaten Kaur dan Provinsi Bengkulu diharapkan terus berkembang sehingga mampu melahirkan lebih banyak karya sastra yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal dan memperkaya khazanah literasi Indonesia.**Gus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *