40 Pelaku Ekraf di Bengkulu Terima Sertifikat HAKI dari Dinas Pariwisata

GOESSNEWS.COM – BENGKULU – Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu menyerahkan sebanyak 40 lembar sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) yang berada di bawah binaan dinas tersebut. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap hasil karya dan produk kreatif lokal.

Kepala Bidang Sektor Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Henny Apriyanti, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa program fasilitasi HAKI ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung dan melindungi pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif.

“Target kami di tahun ini adalah memfasilitasi 600 pelaku ekraf untuk mendapatkan sertifikat HAKI. Dari jumlah yang sudah mengajukan, sebanyak 43 pelaku usaha telah diproses dan 40 di antaranya berhasil mendapatkan sertifikat. Sementara 3 lainnya belum dapat diterbitkan karena terdapat kesamaan nama dan jenis usaha,” jelas Henny.

Ia menambahkan bahwa secara total, jumlah permohonan yang masuk mencapai 70, namun hanya 40 usaha yang telah berhasil mendapatkan sertifikat hingga saat ini. Proses verifikasi dan validasi menjadi faktor penting dalam seleksi penerbitan sertifikat HAKI tersebut.

Lebih lanjut, Henny menjelaskan bahwa ekonomi kreatif adalah model ekonomi baru yang mengandalkan ide, kreativitas, dan inovasi. Oleh karena itu, perlindungan terhadap kekayaan intelektual menjadi sangat penting agar hasil karya para pelaku usaha dapat terlindungi secara hukum.

“Produk-produk ekraf ini merupakan hasil dari kreasi dan identitas khas para pelaku usaha. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan perlindungan hukum atas hak kekayaan intelektual yang mereka miliki,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap sektor ini, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu juga akan menggelar lomba patung pasir dan video vlog pendek dalam waktu dekat. Kegiatan ini akan diselenggarakan di kawasan Pantai Panjang dan menjadi bagian dari rangkaian Festival Tabot 2025.

“Ajang ini akan menjadi ruang ekspresi sekaligus promosi bagi pelaku ekonomi kreatif di Bengkulu,” tutup Henny.Gus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *