Pengusaha Bengkulu H. Yuan Degama Apresiasi Penganugerahan Gelar Adat untuk Sembilan Tokoh Daerah dan Nasional

BENGKULU — Pengusaha Bengkulu, H. Yuan Degama, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada sembilan tokoh Bengkulu dan nasional yang resmi menerima gelar adat Bengkulu pada acara sakral yang digelar di Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (17/11/2025).

Yuan menilai penganugerahan gelar adat ini merupakan bentuk penghormatan kepada para tokoh yang telah berjasa dan berkontribusi bagi Provinsi Bengkulu, sekaligus sebagai bentuk penghargaan terhadap para penjaga negeri yang berdedikasi di berbagai bidang.

Dalam prosesi adat yang berlangsung khidmat, sejumlah tokoh penting menerima gelar kehormatan sesuai peran dan dedikasinya:

* Irjen Pol (Purn) Drs. H. Supratman MH, mantan Kapolda Bengkulu, dianugerahi gelar Raja Khalifah 2 sebagai pengakuan atas pengabdiannya menjaga keamanan dan memberikan kontribusi besar selama bertugas di Bengkulu.

* Laksdya TNI Dr. Irvansya SH, CHRMP, M.Tr. Opsla, Kepala Bakamla RI, menerima gelar Pangeran Jaya Kesuma 2, sebagai bentuk penghormatan atas kiprahnya memperkuat pertahanan maritim nasional, termasuk wilayah strategis Bengkulu.

* Letjen TNI Djon Afriadi S.I.P, MS.DA, Panglima Kopassus, dianugerahi gelar Panglima Raja atas kepemimpinannya dalam menjaga pertahanan negara.

* Prof. Dr. Reda Manthovani SH, LL.M, Jamintel Kejaksaan Agung RI, menerima gelar Adipati Kembang Agung.

* Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, diberi gelar Sutan Inanyat Syah, sementara sang istri, Khairunnisa Helmi Hasan, menerima gelar Putri Malayan Deni atas kedekatan dan kontribusi mereka terhadap masyarakat Bengkulu.

* Brigjen TNI Jatmiko Ariyanto, Danrem 041/Gamas, menerima gelar Rio Setanggai Panjang.

* Irjen Pol Mardiyono S.IK., M.Si, Kapolda Bengkulu, dianugerahi gelar Depati Bangun Binang.

* Kajati Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar SH., MH, menerima gelar Depati Bangsa Radin.

Yuan Degama menegaskan bahwa sembilan tokoh yang menerima gelar adat tersebut merupakan figur penting yang memiliki kontribusi nyata bagi daerah. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk semakin memperkuat peran mereka dalam mendukung pembangunan Bengkulu.

“Kita berharap tokoh-tokoh nasional yang mendapat gelar ini dapat memberikan angin segar bagi pembangunan daerah, sesuai bidang masing-masing,” kata Yuan.

Ia juga membuka peluang bahwa ke depan, tokoh-tokoh nasional lain yang memiliki akar keluarga Bengkulu juga berpotensi mendapatkan gelar adat serupa. Menurut Yuan, melestarikan tradisi adat sekaligus menghargai putra-putri daerah merupakan langkah penting dalam menjaga identitas budaya Bengkulu.

Acara tersebut menjadi momentum mempererat hubungan adat, pemerintah, dan tokoh nasional untuk bersama-sama memajukan Bengkulu sebagai daerah yang berbudaya dan berdaya saing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *