GOESSNEWS.COM – Kejaksaan Tinggi Bengkulu melalui Bidang Intelijen mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen secara luring dan daring (zoom meeting).
Kegiatan FGD ini mengangkat tema “Operasionalisasi Sistem Deteksi Dini di Lingkungan Kejaksaan RI untuk Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme”, serta merupakan tindak lanjut pelaksanaan RAN PE Tahun 2025.
Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Bengkulu Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H. bersama jajaran mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari Ruang Rapat Bidang Intelijen Kejati Bengkulu. Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Direktur I JAM Intelijen, serta diikuti oleh seluruh Asisten Intelijen, Kasi Intel, dan pejabat intelijen Kejaksaan se-Indonesia. Dalam agenda tersebut turut hadir narasumber dari kalangan akademisi dan pemerhati gerakan radikal dan terorisme yang membahas strategi deteksi dini serta kebijakan penanggulangan ekstremisme di lingkungan Kejaksaan RI.









